Penunggu di SMAku

Kejadian ini ketika aku duduk di kelas 1 SMA, aku yang masuk pada masa-masa remaja itu ingin sekali menjadi orang yang mempunyai banyak teman sehingga aku mengikuti Ekskul Teater. Saat itu adalah pertama kalinya kita latihan karena akan di adakan acara Fun Bike, latihan selalu di laksanakan setiap hari sabtu dari siang hingga sore. Waktu itu aku belum begitu tahu "keadaan" sekolahku ini jadi aku masih biasa saja. Aku latihan terus setiap minggunya karena memang hal itu yang paling aku senangi lagipula memang tidak ada kegiatan kalau sudah dirumah. Keadaan sore disekolah memang sangat sedikit menakutkan karena sangat sepi sekali, Gurun dan staf disekolah sudah banyak yang pulang tinggal seorang guru bagian kesiswaan yang memantau kegiatan Ekskul.

Yah, memang seram sekali sekolahku ini, ada beberapa Lab yang bisa dibilang jarang digunakan dan setiap aku melawati ruangan itu selalu merasakan hal yang ganjil, pandangan mataku selalu mengarah pada suatu sudut diruangan itu, tapi saat itu dia tidak menampakan dirinya atau hanya perasaanku saja ?
Didekat Lab itu ada Toilet cowok ya pasti tanpa aku kasih tau pasti sudah tau keadaan toilet cowok kan ? Pernah aku mendengar cerita bahwa ada siswa yang alat kelaminnya di sentil Genderuwo yang katanya sih siswa itu mengkencingi dia jadi dia marah dan menyentil alat kemaluan siswa itu sampai bengkak.

Sekolahku ini mungkin umurnya puluhan tahun karena bangunannya kuno sekali lantainya masih ubin dan bukan keramik jadi masih tercium bau tanah jika hujan. Pernah waktu itu aku terjebak disekolah bersama teman-teman karena hujan deras ya mau gak mau aku harus menunggu hingga hujan reda. Sudah hampir jam 6 sore lampu dinyalakan hanya dikoridor saja tapi masih bisa melihat keadaan sekitar. Saat itu mataku tiba-tiba mengarah pada suatu kelas dari kelas itu terlihat lab yang aku ceritakan tadi karena setiap kelas disekolahku tidak ada jendela dan kaca jadi langsung tembus. Ada koridor yang memisahkan kelas dan lab itu, dan mataku melihat suatu sosok tinggi besar di koridor itu, kucoba mengalihkan pandanganku tapi aku tetap melihat sosok itu hingga akhirnya sosok itu hilang.

Bukan hanya itu saja yang aku lihat saat itu aku menjadi panitia Pensi dan sudah H-1 jadi semua panitia harus bekerja hingga malam. Saat itu aku bercanda-canda dengan salah satu panitia dia masih SMP, Pensi ini gabungan dari SMA dan SMP. Aku mengerjai mereka dengan suaraku yang kata mereka sangat menakutkan dan hal itu ku lakukan ketika mau Magrib. Saat magrib semua panitia dimasukan kedalam kelas yang aku lihat sosok makhluk tinggi besar itu. Ketika aku melihat keatas tembok, aku melihat sepotong tangan sedang berada di tembok itu aku kaget sekali mungkin itu suatu penampakan bahwa mereka gak suka jadi bahan bercandaan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Mengenai Saya

Foto Saya
only god can judge me, walaupun saya belum pernah bertemu dengan tuhan, tapi hanya tuhan yg dapat emngerti saya
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 Dengarkan CeritakuTemplate by :Urangkurai.Powered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.